MEGAPOLITIK.COM - Tiga prajurit Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) tewas dalam dua insiden berbeda di Lebanon selatan pada akhir Maret 2026.
Insiden pertama terjadi ketika sebuah proyektil menghantam posisi pasukan penjaga perdamaian di wilayah Adchit al-Qusayr, menewaskan satu prajurit Indonesia.
Sehari kemudian, dua prajurit lainnya gugur setelah kendaraan konvoi logistik UNIFIL yang mereka kawal terkena ledakan di dekat Bani Hayyan.
Temuan awal menyebutkan ledakan tersebut berasal dari bahan peledak di pinggir jalan, meski asalnya masih belum dapat dipastikan.
Rangkaian serangan ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan, yang membuat posisi pasukan perdamaian berada dalam risiko tinggi.





